aku membencimu yang datang
seperti angin, tak terencana. menghancurkan segala yang kumiliki. cinta,
sahabat, dan keluarga. tak sadarkah kamu dengan apa-apa yang sudah kukorbankan
untuk hanya menerima ingin Tuhan. kamu mendekat tak tahu malu. aku punya hati
yang penuh cinta, kamu mengosongkannya seketika. membuat parah. semakin parah.
aku punya hubungan tak tahu batas, tapi kamu membatasi hubungan yang menurutmu
penting untukku. egois. sangat egois. aku memiliki tahta yang luar biasa dalam
keluargaku dan kamu membuat keraguan memenuhi istanaku. aku membencimu, sungguh
membencimu. sayangnya, aku mencintaimu sebab aku terlalu membencimu.
Tampilkan postingan dengan label zh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zh. Tampilkan semua postingan
November 05, 2017
Maret 05, 2017
anak bumi
aku berada antara nafas lega dan bahagia, tapi aku tidak pada tempatnya. aku menoleh, tidak ada kanan kiri. semuanya berputar seperti biasa. sebagaimana bumi berputar. aku anak bumi yang entah bagian mana. aku tidak mengenal saudaraku. apa ini tangan dan kaki? atau hanya ilusi?. dudukku tak terasa menyentuh kursi. hanya menempel pada batas yang tersusun dari udara tak terhingga. jantungku tidak berhenti, yang berarti aku masih pada diriku. H2O yang menjadi kebanggaan bumi, yang harusnya menyapu bersih nada-nada false, entah hanya menjadi parasit yang membuat panas menjadi lebih panas hingga ulu hati. Dan kamu, masih menjadi alasan terbesar untuk merindu. 💗You'll be the last for me💗. hadiah dari bumi yang menjadi bukti aku masih anak bumi.
27 2 '17
Maret 07, 2016
Desember 06, 2014
( merindu )
Semauku dan semenaku
Jadi, kamu yang mengaku aku
berhak untuk semaunya dan semenanya
Bagaimana dengan sebuah tanda seru?
jika sudah lelah dengan tanya
maka berserulah
mampus sudah jika sudah terlambat
Hanya bisa berkedip-kedip dalam gelap
meraba permukaan tak rata: sejatinya
berhenti dan tak henti
menangis
sebenarnya merindu bukan?
berlarilah hingga lututmu menggelap
hinggap pada nuansa malam mencekam
tanpa kematian yang menyudahinya
Ah, ya sudah
Jadi, kamu yang mengaku aku
berhak untuk semaunya dan semenanya
Bagaimana dengan sebuah tanda seru?
jika sudah lelah dengan tanya
maka berserulah
mampus sudah jika sudah terlambat
Hanya bisa berkedip-kedip dalam gelap
meraba permukaan tak rata: sejatinya
berhenti dan tak henti
menangis
sebenarnya merindu bukan?
berlarilah hingga lututmu menggelap
hinggap pada nuansa malam mencekam
tanpa kematian yang menyudahinya
Ah, ya sudah
20, Thursday 2014
Oktober 22, 2013
kabut itu kamu
Yang akan disetiap malamnya mengingatmu tanpa
kurang, bulan malam ini berkabut, sama seperti sebuah tempat untuk
menyaksikanmu. Masih sempurna. Kodrat sejati yang sulit untuk diubah. Mengikutinya
dengan lemah. Menyapamu dengan senyum ikhlas meski bagian kanan atas ini sudah
menjerit dan berteriak untuk berhenti karena perih. Nafas dalam bereduplikasi
dengan sempurna, seperti proses-proses kebahasaan maya seperti angin sejuk
malam ini. Sempurna dan tertatih namun tetap berusaha.
Oktober 15, 2013
Angin Gilaku
Ada suatu
kesempatan pada setiap kehidupan ketika zat konyol yang kusebut kelelahan
menghampiri dengan tawa gelinya.Saat dimana siklus helaan bereaksi negatif
dengan sapaan dan lingkungan. Itulah keadaan yang terprogram kuat namun pasti
hingga mengundang ketertarikanmu. Dengan segala bentuk sapaan hipnotis dari
angin sepertimu yang memaksakan kehangatan sederhana disetiap hembusmu, yang
sebenar-benarnya adalah hangatmu telah merasuk jauh dihelaku.Membuat
temperaturku naik 10°untuk memastikan bahwa aku terbebas dari hipnotismu. Lalu aku
akan terlari-lari kecil yang kuanggap aku telah jauh darimu,tetapi sebenarnya
aku hanya berdiri ditempatku untuk menerima tawa innocent darimu.Itulah angin
jenis kegilaan yang mencoba membuat gila pada aku yang gila.Angin gila yang
selalu memberiku kelegaan tak terhingga karena kehangatannya. Angin gila yang
selalu tersenyum karena kebodohannya. Angin gila yang bekerja keras membuat
suatu keterpikatan untuk aku yang sudah jauh terpikat padanya. Begitulah angin
gila yang selalu berada pada siklus helaku. Kutegaskan aku menggilaimu. Terima kasih
angin musim hangatku.
Juli 18, 2013
"Cinta"
Setiap lembaran yang mungkin
terciptakan rapi bagi serpihan kelu seperti kita, adalah cinta dijauh
ingin-Nya.
Bagianku sengaja kutata dengan tulus
untukmu karena aku ingin berbagi lirihan dan kekaguman yang senantiasa
mengiringiku. Lalu bagianmu adalah seperti permata mini satu-satunya sebagai
kekayaan yang dewata cipta sebagai bentuk penghargaan atas kelelahanku. Bukan untuk
melihatmu bertumpu karena aku disisimu. Karena keinginanku yang sederhana ini,
tak mampu jika harus melihatmu menerka bahwa akulah permata itu. Aku bersamamu
untuk sesuatu yang lebih sederhana dari keinginanku. Melelah dan meletih bersama
untuk mencipta permata mini berukir “milik kita” adalah
sesuatu yang lebih sederhana simbol sakral komitmen kita.
Hingga nanti kita akan menyebutkan
kata indah yang seharusnya telah terucap sejak mataku berada dimatamu yaitu “Cinta”.
~Zh’e~
Juni 22, 2013
tanyakan
aku akan menanyakan apa arti penghancuran yang kau lakukan. ini adalah sebuah kehancuran perlahan yang sempurna untuk hati sepertiku. nanti nanti dan nanti saat matamu ada di mataku. saat aku tau tekstur dunia apa yang kau pasang. nanti nanti dan nanti. aku bersabar untuk kehancuran
Januari 17, 2013
Terima Kasih
Ketika kau menerkaku dengan pengertianmu tentangku, benar-benar aku berterima kasih. Kau yang terbaik untukku, itu pasti. Dengan segala caramu memainkan otakku agar tak seganas semesta. Sungguh aku berterima kasih. Janji ku hanyalah aku akan mencoba menjadi yang terbaik dihatimu dengan segala kemampuan hidupku.
Kujanjikan pesona warna hidupku, indahnya hatiku, dan apa itu elemenku.
Duniaku adalah hatimu
Terima Kasih
Kujanjikan pesona warna hidupku, indahnya hatiku, dan apa itu elemenku.
Duniaku adalah hatimu
Terima Kasih
Januari 12, 2013
Desember 24, 2012
ZH
kucoba memahami
apa yang ada dihatimu
dan cintaku
hanyalah untukmu
tapi ku tak ingin
karena dirimu
memilih yang lain
kau yang tlah merubah sifatku
dan hanya kau yang beri arti hidupku
dan karenamu semua ini terjadi
dan kuyakin kau pasti kan ku miliki
andai waktu bisa
berulang seperti dulu
mungkin dirimu
ada disampingku
biarlah ku disini
menanti cinta darimu
karena senyummu
buka hidupku yang baru
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)