Jadi, kamu yang mengaku aku
berhak untuk semaunya dan semenanya
Bagaimana dengan sebuah tanda seru?
jika sudah lelah dengan tanya
maka berserulah
mampus sudah jika sudah terlambat
Hanya bisa berkedip-kedip dalam gelap
meraba permukaan tak rata: sejatinya
berhenti dan tak henti
menangis
sebenarnya merindu bukan?
berlarilah hingga lututmu menggelap
hinggap pada nuansa malam mencekam
tanpa kematian yang menyudahinya
Ah, ya sudah
20, Thursday 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar