/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ Cute White Flying Butterfly expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>
Tampilkan postingan dengan label fiksimini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiksimini. Tampilkan semua postingan

Januari 05, 2018

Malam

Aku bukan wanita malam. Aku adalah malam yang berjenis wanita. Menggemparkan sunyi, mendebarkan sepi. Mengutuk simphoni suci. Aku bersahabat dengan lautan padam. Berjabat kapten pada pasukan petang. Luruh dalam kegelapan. Menyatu padu oleh dendam. Lakuku seperti angin, kadang lembut, lebih sering menghempas. Nafasku mengalir pelan, tenang tanpa henti, belum. 
Lalu bersama takdir kau menyapaku. Tidak tahukah kamu, nasibmu sedang buruk jika matamu berkesempatan jatuh dalam pesonaku. Godaan sang malam. Sayangnya, kamu lebih manusia seperti yang kumungkinkan. Keras kapala. Tidak butuh waktu lama untuk membawamu ke-kelabu-an. Sungguh, kamu bisa saja hilang arah.
Tapi wanita ini sedang tidak ingin bermain-main. Dia sedang bergumul dengan waktu, seperti malam. Maka bisikan  itu datang bersama angin, angin malam. "Berhentilah, sebelum kamu semakin menjadi gila". Perhatikan klausanya, sebuah peringatan bukan. Saranku adalah patuhi, selagi belum menggila. Sebab tidak pernah ada yang tahu bagaimana malam menghampirimu.

September 05, 2017

Lupa Tawa



Kamu mencari tawa disudut rumah, diantara atap, disela tembok, didepan kaca. Barangkali ada yang terlupa, kamu letakkan tawa itu dimana? coba ingat-ingat. Mungkin kamu lupa. Sudah lupa, telah lupa, ternyata lupa. Sadar telah memperburuk kesalahan, tapi kamu masih lupa. Keterlaluan, menyiksa diri dengan lupa. Kau tahu itu dimana? jika kamu memang pelupa, seharusnya kamu tidak menaruh tawa disembarang tempat. Ceroboh.



Maret 05, 2017

anak bumi

aku berada antara nafas lega dan bahagia, tapi aku tidak pada tempatnya. aku menoleh, tidak ada kanan kiri. semuanya berputar seperti biasa. sebagaimana bumi berputar. aku anak bumi yang entah bagian mana. aku tidak mengenal saudaraku. apa ini tangan dan kaki? atau hanya ilusi?. dudukku tak terasa menyentuh kursi. hanya menempel pada batas yang tersusun dari udara tak terhingga. jantungku tidak berhenti, yang berarti aku masih pada diriku. H2O yang menjadi kebanggaan bumi, yang harusnya menyapu bersih nada-nada false, entah hanya menjadi parasit yang membuat panas menjadi lebih panas hingga ulu hati. Dan kamu, masih menjadi alasan terbesar untuk merindu. 💗You'll be the last for me💗. hadiah dari bumi yang menjadi bukti aku masih anak bumi.


27 2 '17
Cute White Flying Butterfly