Kamu mencari tawa disudut rumah, diantara atap, disela tembok, didepan kaca. Barangkali ada yang terlupa, kamu letakkan tawa itu dimana? coba ingat-ingat. Mungkin kamu lupa. Sudah lupa, telah lupa, ternyata lupa. Sadar telah memperburuk kesalahan, tapi kamu masih lupa. Keterlaluan, menyiksa diri dengan lupa. Kau tahu itu dimana? jika kamu memang pelupa, seharusnya kamu tidak menaruh tawa disembarang tempat. Ceroboh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar