/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ Cute White Flying Butterfly expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Januari 08, 2013

Muak

Malam ini sungguh membuatku lebih pengap dengan siksaan yang kubuat. Bagaimana tidak jika kupejamkan mataku akan terlukis banyak hal yang menanda jika aku sebenarnya tak pernah terpejam. Disudut nafas ini, tempatku seharusnya merasa hidup, tempat dimana aku tersenyum seharusnya, oh itu hanya seharusnya aku lupa. Yang terjadi hanyalah sunyi tanpa bunyi detik waktu pada gelang tanganku senyap ditelan nafas yang terlelah. Ahahhahahaa! kurasa waktu ini berhenti sejenak dan menertawakanku. Aku ikut tertawa pula. Bodoh! Aku menertawakan kesunyianku sendiri. Saat ini aku sudah termati. Bahkan untuk tahu bagaimana aku bangun saja aku gelagapan. Ini menjijikkan. Yang kubutuhkan itu sesuatu yang apa ya? bahkan aku tak mengerti apa yang kuinginkan. Ayolah dimana sesuatu itu? malam itu memberikanku kesempatan. tapi aku hanya diam dalam mimpi-mimpi yang semakin tak jelas.

Aku mencekik diriku sendiri. Mataku sudah seperti langit luas tanpa batas. Kosong. Tak pernah jelas. Menyadari aku tetaplah seorang insan tak berdaya dibandingkan semesta yang terlukis jelas. Lalu bagaimana lagi?mengapa?apa?kenapa?

Ah muakku tak pernah terhenti. Seperti terus menyiksaku. Seperti berada dalam kereta api super eksekutif, melaju dengan cepat hingga membuatku muak. Ingin segera meloncat dan pergi menjauh dari kejaran waktu seperti itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cute White Flying Butterfly