/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ Cute White Flying Butterfly expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

September 09, 2015

Kopi dan Mimpi

 Image from here


Kamu menunggu kopi membuatkanmu mimpi ?
Tunggu dan tunggulah hingga kopimu sudah terlalu pahit dan tidak lagi tersisa rasa manisnya. Pahit akan membuatmu bermimpi lebih lama dari biasanya dan menyusun harapan yang seperti pelangi warnanya dan seperti rasa-rasa semesta. Tetapi jika kamu masih merasai kopimu manis, jangan harap kopi akan memberimu mimpi yang kau inginkan.
Punyakah mimpi yang kamu ingini sepenuhnya? Padahal mimpi selalu menghianatimu, tapi kamu masih akan merasakan pahit sepahitnya kopi untuk mimpi yang selalu berubah. Mimpi tidak pasti yang membuatmu berani bermimpi. Adakah mimpi yang menantangmu sedemikian rupa?

Agustus 26, 2015

Terima Kasih Ketidakadilan

ketidakadilan tidak pernah memilih dimana ia berpijak, ia ditempatkan oleh manusia yang terlalu takut untuk bercengkerama di luar logika. Jauh dari zona aman dan tidak ingin beranjak dengan alasan yang terlalu diberat-beratkan. kalimat sederhana yang perlu diterjemahkan secara sederhana pula. hingga belum mampu memikirkan namun melakukan. sekali lagi kemanusiaan tidak bisa disalahkan. hanya mampu mengeja KETIDAKADILAN. sejujurnya apa yang dibicarakan waktu ini adalah bukan kelogikaan, tapi semacam kegilaan manusia yang masih pada batasnya. masih berpikir secara logis ditengah waktu yang tak bisa dijelaskan secara logika. di sela usaha mati-matian membahas salah satu yang semu, maya.
terdapat semacam harapan yang harusnya dapat terungkap dengan mudah tanpa mempersulit yang lainnya. bukan memendam sehingga akan cepat merasa lelah.
pilihlah kejujuran mana yang pantas kau dapat, ataukah tidak pernah pantas untuk mendapatkan semacam ketulusan yang jujur. sekali lagi sederhana saja, ini orasi untuk kesadaran tanpa logika yang terlewatkan dengan sebab yang logis. tunggu hingga kamu benar-benar mengerti bagaimana kejujuran bermain di atas segalanya. mereka dengan licik mengelabui kemanusiaan bahwa dengan berlari akan selamat dari keberterimaan atas logika. ketika terbilang anggaplah sebuah debu, halus, lembut nan mengganggu, lalu begitu saja terlaku debu. itulah ketidakadilan. yang kau dan semesta buat. untuk membuat gelembung, membuat hilang

Juni 05, 2015

Sesal dalam Penyesalan



Ada penyesalan yang tak harus disesali, sebab sesal selalu seperti semestinya. Hingga membuat sesal tidak pada tempatnya adalah nisbi. Tidak mungkin menjadikan penyesalan jauh dari etimologi sesal. Lihatlah sesal sekalipun tak enyah dari emosi dasar manusia. Menyatakan penyesalan adalah salah satu sesal yang membuat tanya ‘bagaimana tidak menyesal’. Seperti waktu, sesal semakin kuat dan menjadi-jadi berkembang. Mengalahkan kemampuan teknologi nano yang konon sangat ambisius. Menaklukan ketidakmampuan manusia. Hingga kini nano masih menjadi salah satu alasan keterbatasan. Bandingkan dengan sesal yang tanpa sarat membuat ketidakmampuan manusia nyata dalam sewaktu. Membuat keterbatasan yang niscaya terbungkus rapih menjadi lubang luka yang menganga. Tidak berdarah namun mematikan. Sesal yang menyesalkan. Menyebalkan dan menambah spesies baru pada tataran fobia. Peringatan yang logis untuk evolusi manusia. Agar menjadi pasti. Supaya terlepas dari luka yang tidak nyata. Gaib. Sejatinya musuh yang paling beresiko membunuhmu adalah musuh yang tak nyata. Sesal adalah gaib, musuh, fobia, dan penyakit yang beresiko memusnahkan keberadaan para humanist.

Mei 18, 2015

Jangan Tahan, ini Milikmu



Kamu menahannya, sehingga akan menambah sakit di bagian lain. Cobalah melepas, melega, meluapkan apa-apa yang harus terketahui langit dan bumi. Tidak risau jika itu memalukan, biarkan yang akan mencibir, menghina ataupun meludah. Terima dengan kemanusiaan, hal yang lumrah sekiranya jika itu ejekan. Tanda bahwa eksistensimu di dunia masih nyata. Dadamu sakit dengan terhenyak kuat? Tahan sebentar lalu muntahkan. Air asin yang harus kau alirkan agar tak selalu menjadi kematianmu. Kau akan melemah jika itu tak berhasil. Lihatlah, senja hujan dan fajar tak pernah menahannya. Mereka tak pernah lari sepertimu. Hadapilah, sekarang jangan nanti. Waktu nanti adalah waktu untuk yang lain. Sekarang adalah waktumu. Hanya milikmu.

April 09, 2015

Aurora



selamat datang semesta
dengan banyak nafas dan warna
sudut tepi berasa dari apa yang terasa

mereka menerima dengan apa-apa
tangis, tawa dan rindu di tengah pintu
bergulung gulat dengan angin
pelataran berubah berantakan
mematung dan menjadi sihir nikmat

penganugerahan murni
tanpa janji-janji bak politisi, mentari
hanya menengadah dan berserah
sebut saja semacam bagian indah

mata dengan mata
namun gelap dengan pekat
berdirilah tantang relungan warna rasa
tidak perlu takut dengan sinar yang terlalu terang
mereka hanya akan mendampingi dan menerangi
biarkan begitu saja
seperti ragam warna yang menyeluruh
pahami dengan tatap tajam kuat
mereka merekat-rekat

terpesona, ya?
Hanya warna dengan warna
dari spektrum satu ke yang lainnya
mereka membawa rasa satu ke yang lainnya
titipkan, pesankan



8 April '15
Alvi Innayah
(12/335262/SA/16725)
Cute White Flying Butterfly