/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ Cute White Flying Butterfly expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Oktober 28, 2015

Kamu dan Etika Pernikahan

troue
martesë
زفاف
հարսանիք
toy
Pernikahan
vjenčanje
ezkontza
bruiloft
বিবাহ 
vjenčanje
сватба
မင်္ဂလာဆောင်
вяселле
kasal
svatební
ukwati
婚礼
婚禮
bryllup
geedziĝo
pulmad
عروسی
kasal
matrimonio
ქორწილი
લગ્ન 
bikin aure
शादी
kab tshoob
חתונה
agbamakwụkwọ
wedding
bainise
gifting
matrimonio
wedding
結婚式
 Hochzeit
ಮದುವೆ
casament
үйлену тойы
អាពាហ៍ពិពាហ៍
결혼식
maryaj
vjenčanje
wedding
nuptias
kāzas
vestuvės
esküvő
свадба
fampakaram-bady
കല്യാണം
tieġ
marena
लग्न 
perkahwinan
хуримын
विवाह
bryllup
ślub 
casamento
mariage
ਵਿਆਹ
nuntă
свадьба
венчање
lenyalo
විවාහ
poroka
svadobné
Arooskii
boda
perkawinan
häät
harusi
gifta
тӯй
திருமண
వివాహ
งานแต่งงาน
düğün
весілля
شادی
to'y
kết hôn
priodas
כאַסענע
igbeyawo
γάμος
wedding

Kata terakhir kalian cukup mengetahui, saya ambil dari 91 bahasa yang memilki leksikon "pernikahan". Belum genap sebulan lalu ada bulan yang membuat manusia dibumi sangat sibuk dengan kepentingannya masing-masing. Tidak peduli siang atau malam, senin atau minggu, lelah atau antusias. Antara kebahagiaan dan beban.
Bagaimana dengan memikirkan kembali tanpa faktor kebiasaan, tidak melulu seperti biasanya. Kecenderungan menyukai sesuatu yang tidak terpikirkan terkadang mampu memecah kebiasaan kuno yang membuatmu tidak bernilai. Hal ini mungkin terlalu kasar jika ternyata pernikahan dipaksa menjadi sarana transaksi lahir dan batin. Lalu apakah harus menurut saja dengan sistem yang seharusnya butuh dievolusikan?
Tidak se-ekstrim itu, tidak juga seberani itu, memang mungkin untuk melakukan penyesuaian tapi lebih mudah menyesuaikan. Berhadapan dengan etika seperti menemukan berlian yang sudah diolah sedemikian rupa hingga bernilai jual tinggi. Manusia hanya akan dihadapkan pada pilihan yang sudah diharuskan. Maka lihatlah, seonggok mimpi yang sedang bersudut ini sedang mencoba merealisasikan mimpinya.
Data Diperoleh dari sini

September 09, 2015

Kopi dan Mimpi

 Image from here


Kamu menunggu kopi membuatkanmu mimpi ?
Tunggu dan tunggulah hingga kopimu sudah terlalu pahit dan tidak lagi tersisa rasa manisnya. Pahit akan membuatmu bermimpi lebih lama dari biasanya dan menyusun harapan yang seperti pelangi warnanya dan seperti rasa-rasa semesta. Tetapi jika kamu masih merasai kopimu manis, jangan harap kopi akan memberimu mimpi yang kau inginkan.
Punyakah mimpi yang kamu ingini sepenuhnya? Padahal mimpi selalu menghianatimu, tapi kamu masih akan merasakan pahit sepahitnya kopi untuk mimpi yang selalu berubah. Mimpi tidak pasti yang membuatmu berani bermimpi. Adakah mimpi yang menantangmu sedemikian rupa?

Agustus 26, 2015

Terima Kasih Ketidakadilan

ketidakadilan tidak pernah memilih dimana ia berpijak, ia ditempatkan oleh manusia yang terlalu takut untuk bercengkerama di luar logika. Jauh dari zona aman dan tidak ingin beranjak dengan alasan yang terlalu diberat-beratkan. kalimat sederhana yang perlu diterjemahkan secara sederhana pula. hingga belum mampu memikirkan namun melakukan. sekali lagi kemanusiaan tidak bisa disalahkan. hanya mampu mengeja KETIDAKADILAN. sejujurnya apa yang dibicarakan waktu ini adalah bukan kelogikaan, tapi semacam kegilaan manusia yang masih pada batasnya. masih berpikir secara logis ditengah waktu yang tak bisa dijelaskan secara logika. di sela usaha mati-matian membahas salah satu yang semu, maya.
terdapat semacam harapan yang harusnya dapat terungkap dengan mudah tanpa mempersulit yang lainnya. bukan memendam sehingga akan cepat merasa lelah.
pilihlah kejujuran mana yang pantas kau dapat, ataukah tidak pernah pantas untuk mendapatkan semacam ketulusan yang jujur. sekali lagi sederhana saja, ini orasi untuk kesadaran tanpa logika yang terlewatkan dengan sebab yang logis. tunggu hingga kamu benar-benar mengerti bagaimana kejujuran bermain di atas segalanya. mereka dengan licik mengelabui kemanusiaan bahwa dengan berlari akan selamat dari keberterimaan atas logika. ketika terbilang anggaplah sebuah debu, halus, lembut nan mengganggu, lalu begitu saja terlaku debu. itulah ketidakadilan. yang kau dan semesta buat. untuk membuat gelembung, membuat hilang
Cute White Flying Butterfly