/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ Cute White Flying Butterfly expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

April 13, 2014

mana kamu?

aku masih GH yang berhembus perlahan, tidak bisa merasakanmu sejenak. Dan aku buta arah.
dimana plang-plang yang kau pasang untuk memberi tahuku mana barat? mana tulisan besar-besar yang tulus sebagai bukti aku bisa membacanya.
aku hanya berputar-putar dan pingsan. aku bangkit dengan sisa kelelahanku. masih hanya menemukan padang gila. tidak juga kehilangan harapan meski kenyataannya kau meninggalkanku dengan indah. atau terlalu buruk.
iya, itu yang sedang ingin kutanyakan padamu apa sebenarnya aku. amnesiakah kamu yang membawaku ke jalan ini
aku mau untuk bangkit, tapi tidak untuk sakit
belum kuat, belum rekat,
konsep dunia yang kau ciptakan belum bisa kupahami
mana kanan? mana cahaya? aku sulit meraba, mati rasa
bunuh aku jika kau ingin, bunuh aku jika kupinta
jangan tunda segala hal hanya untuk menertawakan kisah yang ingin kau tulis dengan darah, karena aku lemah tanpa arah.

Februari 24, 2014

Akulah Pengecut yang Penakut



Bagaimana dengan perasaan yang tidak pernah menghampiri, kecuali saat ini, terlalu takut untuk melangkah. Pengecut ya sudah. Lebih berani menyandang gelar kerendahan daripada harus melihat bahwa dunia itu berwarna. Sepenakut itukah aku?
Setidak-nyaman nyamannya setidak-nyaman, begitulah rumitnya, seperti kata yang terlalu tidak enak didengar namun terbaca atau begitulah ketidaknyamanan. Oh wahai Pesulap fana, muncullah dari kedok buku penuh kebisingan argumen itu untuk dapat berdiskusi denganku. Segera menyudahi apa itu kebosanan mutlak dan berdalih munafik secepat mungkin. Sudah tidak mampu menyangga dagu dan menepuk pelan bahu tak berdaging ini, terlalu berat daripada memecahkan kasus apapun dengan level tak terhingga. Disinilah aku dengan bola mata terindah yang selalu seenaknya sendiri, dia tak pernah sesekali mengikutiku, aku tahu itu milikmu.

Februari 13, 2014

Benda Sang Pesulap



ada waktu saat pesulap benar-benar memperingatkan alatnya sedemikian rupa, salah satu bentuk dari kasih sayang yang tiada batas.
hanya butuh waktu saja untuk benda-benda tak tahu diri itu untuk meenyadari bahwa pemiliknya sedang mencoba bernegosiasi
tapi itulah benda jika tak melakukan sedikit kemunafikan
jadi mahon beri ampun dan berikan jalan
bunga, topi, kartu dan kelinci ini hanya bisa mengikutimu
dia hanya hambamu
sesuai trik atau ilusimu
maka hilangkanlah jika sudah tak berguna lagi dalam permainan sederhanamu

pada batasnya



Ini sudah pada batasnya sebagai nafas yang berjalan tanpa arah.
Ini sudah pada batasnya sebagai nafas yang berpadu dengan angin.
Ini sudah pada batasnya sebagai nafas yang munafik.
Ini sudah pada batasnya sebagai nafas yang berias bak raja dunia.
Ini sudah pada batasnya.

Serpihan ini akan berjuang pada jalannya 

Januari 08, 2014

kamu atau kamu dan kamu lagi



melihatmu dihatiku, belum pernah berani untuk membawaku dalam hembusmu
tidak dapat mampu untuk memulai hatimu sebagai bentuk beban hidup adalah aku
tak peduli seberapa menjauhnya dari titik fokus ini, maka yang terindahlah yang bersemi
kamu atau kamu dan kamu lagi
pertama kalinya untuk hati yang tak pernah melihat terlalu dalam
kesekian kalinya untuk hati yang terlalu mudah pecah: terlalu mudah basah karena hujan tiba-tiba
Cute White Flying Butterfly