/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat949.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ Cute White Flying Butterfly expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Februari 08, 2013

Rasa mabuk

Rasa mabuk dari malam saat kita bersama...
...tidak pernah meeninggalkanku.
Rasa mabuk dari malam saat kita bersama...
...tidak pernah meeninggalkanku.
Seluruh rasa dari tubuhmu masih terlilit dalam pelukanku.
Aku membuka mataku tapi itu tidak mengganggu mimpiku.
Ya. Aku mengingatnya...
Aku tetap mengingatnya...
Mimpi yang diberikan bibirmu untukku tetap hidup di setiap nafasku.
Rasa mabuk dari malam saat kita bersama...
...tidak pernah meeninggalkanku.
Rasa mabuk dari malam saat kita bersama...
...tidak pernah meeninggalkanku.

Bahkan dalam ketidakhadiranmu...
...ingatan akan dirimu tetap menggairahkanku.
Ketika aku membalikkan tubuh dalam tidurku, mimpiku hanya berybah menjadi warna lain.
Di saat ingatan akan dirimu memasuki pikiranku...
...saat-saat itu menggelembung di bawah lembaran air.
Tubuhku terbakar
Ya. Aku mengingatnya...
Aku tetap mengingatnya...
Mimpi yang diberikan bibirmu untukku tetap hidup di setiap nafasku.
Rasa mabuk dari malam saat kita bersama...
...tidak pernah meeninggalkanku.

Musim yang mengikatmu denganku tak terhitung jumlahnya.
Mereka berisikan janji beberapa kehidupan...
...kesedihanku tidaklah seberapa.
Aku mengharapkan malam yang panjang dan siang yang lebih panjang.
Aku mengharapkan kehidupan tak berujung, yang cukup menampung kebersamaan kita.
Ya. Aku mengingatnya...
Aku tetap mengingatnya...
Mimpi yang diberikan bibirmu untukku tetap hidup di setiap nafasku.
Rasa mabuk dari malam saat kita bersama...
...tidak pernah meeninggalkanku.
" Raat Ka Nasha " ASOKA

Cahaya yang terang...

#cahaya yg terang...
...menyelimuti...
...dan mengisi...
...matamu.
matamu memperingatkan...
..."Jangan sentuh aku".
matamu memperingatkan...
..."Jangan sentuh aku".

*Mimpimu juga...
...menyelimuti...
...dan mengisi...
...matamu.

#Aku telah mencari dan terus mencarimu...
...di dalam sapuan langit di atas...
...berharap untuk menemukanmu terbungkus awan.

*Aku telah mencari dan terus mencarimu...
...di setiap tepi dan sudut bumi...
...berharap untuk melihatmu berjalan di tepian sungai.

#cahaya yg terang...
...menyelimuti...
...dan mengisi...
...matamu.

*matamu memperingatkan...
..."Jangan sentuh aku".

#matamu memperingatkan...
..."Jangan sentuh aku".

#Aku berpegangan pada sang waktu...
...untuk bertanya di mana kau berada.
Aku bertanya pada sungai...
...dan lautan yang luas.

*Aku telah jauh melangkah...
...di atas puncak gelombang...
...hanya untuk merasakan...
...setiap belaianmu.

#cahaya yg terang...
...menyelimuti...
...dan mengisi...
...matamu.

*matamu memperingatkan...
..."Jangan sentuh aku".
" Roshni Se " ASOKA

Februari 01, 2013

Aku bukan Eragon



Tiba-tiba saja aku ingin terbang dengan nagaku, menyatu dengan pandangannya. Sehingga aku bisa melihat segalanya.membaca setiap benak dengan tenang. Tanpa ada sakit yang menusuk karena perang batin.
Jauh disana aku pasti ditakdirkan untuk berada. Tapi bukan sebagai penunggang yang tak berhak merasakan hal indah sebagai manusia. Yang kusebut naga nantinya bukan sekedar naga. Tetapi menjadi lebih mulia sepertiku. Hanya saja aku bukan menaklukkan. Tapi kami saling tertakluk. Itulah dunia mimpiku.
Pastilah aku bukan Eragon yang harus pergi dari alagaesia karena tugasnya telah selesai. Karena aku masih ingin membahagiakan duniaku. Dan tugasku tak pernah selesai. Hingga aku tak bisa bertugas lagi.
Dan yakinlah aku bukan Eragon yang akan meninggalkan hatinya, Arya. Karena bagaimanapun juga hatiku adalah hidupku.
Percayalah aku bukan Eragon karena aku masih mempunyai keegoisan dan tak sebijak Eragon untuk memutuskan segalanya. Aku masih membutuhkan hal penting untuk hatiku. Itulah sebuah Cinta.

Seperti angin mendesah



*Seperti angin mendesah dan burung-burung  terbang. Seperti urusan lebah itu, aku berkeliaran tanpa peduli.
Aku ratu hati!
Apa kesedihan itu, aku tak tahu. Dengan tak takut, aku lakukan dan aku menantang.
Seperti angin mendesah dan burung-burung  terbang
What’s up! Say what?
Mereka dapat menghentikan, mereka dapat mencoba. Mereka dapat berhenti dan bertanya padaku mengapa. Tapi apakah aku mendengarkan. Oh tidak, tidak.
Aku keras kepala, aku gila. Mereka mengatakan pikiranku tak jelas. Tapi tak ada yang tahu dimana mimpi-mimpi  mendustaiku.
Seperti angin mendesah dan burung-burung  terbang. Seperti urusan lebah itu, aku berkeliaran tanpa peduli.
Aku ratu hati!
Apa kesedihan itu, aku tak tahu. Dengan tak takut, aku lakukan dan aku menantang.
Seperti angin mendesah dan burung-burung  terbang
#Biarkan nhympet datang untuk memikatku. Dan ketahuilah aku bukan lebah pekerja. Sebab ketika aku melihat mata mereka. Aku akan mencuri hati mereka, pikiran mereka. Tak peduli seberapa indah. Mereka akan menjadi  milikku. Tanpa keraguan.
Seperti angin mendesah dan burung-burung  terbang. Seperti urusan lebah itu, aku berkeliaran tanpa peduli.
Aku mungkin pemarah, sedikit aneh dan paling liar. Tapi yang paling menyenangkan, semua bersulang.
#*Seperti angin mendesah dan burung-burung  terbang. Seperti urusan lebah itu, aku berkeliaran tanpa peduli.
Seperti angin mendesah dan burung-burung  terbang.

" Chale Jaise Hawain " Main Hoon Na



*

didalam kesendirian, sepi, sunyi. tapi inilah kebahagiaanku. ketika aku melihat sinar orang yang kusayang. dan inilah kodratku. aku tak diperbolehkan bersinar disamping mereka. aku hanya dikirim untuk membawa mereka bersinar lebih kuat, lebih terang, lebih indah. balasannya adalah kebahagiaanku. inilah kebahagiaan sempurnaku. walau sampai kapanpun hati ini akan slalu bahagia karena sinar-sinar itu. sumpahku demi kebahagiaanku, aku akan slalu ada untuk membuat orang disekitarku bahagia. terima kasih dan maaf. jika dalam jalanku menyakitimu, tapi itulah jalannya.
Cute White Flying Butterfly